Selasa, 26 Juli 2016

PROFIL PKBM BINA TERAMPIL MANDIRI.


PKBM BINA TERAMPIL MANDIRI
Nilem : 32.1.02.4.1.0014 NPSN: P2964699
Sekretariat : Jl. Mekartani No. 164 Rt. 04/05 Desa Kertawangi
Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat
Izin Penyelenggaraan : SK Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Barat No. 421/792.1Disdikpora/2015 – 421/670/ Disdikpora/2015
Tanggal 13 Maret 2015
Akta Notaris : No. 470 Tanggal 28-10-2015 Darwin Nurgara, SH.,Mkn
SK MENKUMHAM : AHU-0013638.AH.01.07 Tahun 2015
 Tgl 04 November 2015
No Tlp/Fax : 022-2700884 No HP 085624231935


PROFIL
 PKBM BINA TERAMPIL MANDIRI
DESA KERTAWANGI KECAMATAN CISARUA
KABUPATEN BANDUNG BARAT   







PKBM BINA TERAMPIL MANDIRI
Nilem : 32.1.02.4.1.0014 NPSN: P2964699
Sekretariat : Jl. Mekartani No. 164 Rt. 04/05 Desa Kertawangi
Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat
Izin Penyelenggaraan : SK Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Barat No. 421/792.1Disdikpora/2015 – 421/670/ Disdikpora/2015
Tanggal 13 Maret 2015
Akta Notaris : No. 470 Tanggal 28-10-2015 Darwin Nurgara, SH.,Mkn
SK MENKUMHAM : AHU-0013638.AH.01.07 Tahun 2015
 Tgl 04 November 2015
No Tlp/Fax : 022-2700884 No HP 085624231935


DAFTAR ISI


I.                   PROFIL PKBM BINA TERAMPIL MANDIRI

A.     Kondisi Umum
B.      Data Lembaga
C.      Sarana Prasarana
D.     Prestasi PKBM
E.      Realisasi Penyelenggaraan Program PNF

II.                PELAKSANAAN PROGRAM PNF PKBM BINA TERAMPIL MANDIRI
A.    Latar Belakang
B.     Dasar Hukum
C.     Pengertian
D.    Tujuan
E.     Sasaran

III.              STRATEGI PROGRAM PNF DI PKBM BINA TERAMPIL MANDIRI
A.     Perencanaan dan Pengembangan program
B.      Strategi
C.      Program-program PNF di PKBM Bina Terampil Mandiri
D.     Penutup

IV.             LAMPIRAN

 








I.         PROFIL PKBM BINA TERAMPIL MANDIRI

A.    Kondisi Umum dan Riwayat PKBM
Berdirinya PKBM Bina Terampil Mandiri merupakan salah satu bentuk kepedulian warga masyarakat terhadap Pendidikan PAUD Dan Pendidikan Masyarakat Karena, kondisi daerah yang masih  memerlukan pelayanan pendidikan Pendidikan PAUD Dan Pendidikan Masyarakat.
Secara garis besar, terdapat beberapa latar belakang yang dijadikan patokan utama pendirian PKBM Bina Terampil Mandiri, diantaranya adalah :
·           Masukan dari para tokoh masyarakat yang menginginkan warganya maju. Khususnya pada aspek pendidikan, ekonomi dan kehidupan sosial.
·           Terdapat usia sekolah SD, SMP, dan SLTA yang drop out (DO) dan tidak lanjut   di sekolah formal.
·           Sumber Daya Manusia (SDM) masih kurang cakap, apabila dibandingkan dengan tantangan yang ada.
·           Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Dan Angka Melek Huruf masih kecil dibandingkan dengan daerah lain.
·           Kondisi geografis yang membutuhkan program pendidikan fleksibel (adaptif).
·           Animo masyarakat untuk mengikuti pendidikan cukup tinggi, karena menginginkan kesetaraan dengan desa lain yang sudah lebih dulu maju.
·           Masih adanya masyarakat penganggur dan miskin secara ekonomi, dan tidak memiliki pekerjaan / faktor produksi. Sehingga masih sangat bergantung dari bantuan. Hal ini sangat dipengaruhi oleh situasi ekonomi yang tidak menentu. Akhirnya, permasalahan pengangguran dan kemiskinan masih tetap ada dan membutuhkan penanganan yang segera.
·           Keterampilan masyarakat untuk memberdayakan diri dan memanfaatkan lingkungannya masih kurang, sedangkan kondisi SDA ( Sumber Daya Alam ) sangat potensial untuk diolah sebagai aset daerah.





Dasar Hukum
1.         Undang-undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945.
2.         Undang-undang No. 23 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
3.         Peraturan Pemerintah No. 73 Tahun 1991 Tentang Pendidikan Luar Sekolah.
4.         SK Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Barat
No. 421/792.1Disdikpora/2015 – 421/670/ Disdikpora/2015 Tanggal 13 Maret 2015
5.         Surat Keputusan Camat Cisarua Atas kewenangan Bupati Bandung
No. 420/167/PM/2006 Tentang Izin Operasional PKBM Bina Terampil Mandiri.
6.         Akta Notaris : No. 470 Tanggal 28-10-2015 Darwin Nurgara, SH.,Mkn


Visi  :
Terwujudnya masyarakat yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur,  cerdas, terampil, mandiri, berdaya saing dan gemar belajar.

Misi :
Mewujudkan program pendidikan nonformal dan informal yang berbasis pada masyarakat luas dan berorientasi pada kecakapan hidup (life skills), memasyarakatkan belajar dan membelajarkan masyarakat.

      Tujuan
     Jangka Pendek :
  1. Warga belajar dapat membuka usaha mandiri di dalam wadah Usaha  Kelompok  Produktif  atau masuk ke dunia usaha mandiri.
  2. Warga belajar memiliki sumber pendapatan yang layak dan tetap.

      Jangka Panjang :
Warga belajar dapat mengembangkan potensi diri dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup dan  keluarganya.






Mitra Kerja PKBM Bina Terampil Mandiri
1.      PP-PNFI Reg. 1 Bandung                      : Labsite / Percontohan
2.      Dinas Pendidikan Prov. Jabar                 : Pembinaan dan Suport Pendanaan.
3.      Dinas Pendidikan KBB                          : Pembinaan dan Suport Pendanaan
4.      UPT  Pendidikan Cisarua                       : Pembinaan
5.      Pemerintah Desa Kertawangi                 : Support dan motivasi
6.      Dunia Usaha                                           : Pemasaran

Susunan Organisasi
Ketua              : Asep Saepul Achyar, SH
Sekretaris       : Ardan Gani Asalam.S.E
Bendahara     : Eti Haryati, Bc.Hk

Seksi Bidang
Kurikulum       : Ocin Suhendar, S.Pd  
Warga Belajar : Dedi Hamidi
Pelatihan         : Nurhayani
Kemitraan       : Ir Acep Samsi

Wilayah Layanan PAUD dan DIKMAS  :
Unit Dusun 1 Desa Kertawangi
Unit Dusun 2 Desa Kertawangi
Unit Dusun 3 Desa Kertawangi         
Unit Dusun 4 Desa Kertawangi










B.      Data Lembaga   
Nama Lembaga
:
PKBM Bina Terampil Madiri
Nama Pimpinan

Asep Saepul Achyar, SH
NILEM/NPSN
:
32.1.02.4.1.0014 / P2964699
Izin Pendirian Lembaga
:
1). Rekomendasi dari Kepala Desa Kertawangi No. 420/06//2006 Tgl 30 Januari 2006
2). Rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kecamatan Cisarua No 007/12-Disdik/  Tgl 03 Februari  2006
3). SK Camat Cisarua An Kewenangan Bupati Bandung, No.420/167/PM /2006 Tentang Izin Operasional PKBM Bina Terampil Mandiri
4). Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Bandung Barat No. 421/1752 Disdikpora/ 2014 Tentang Izin Penyelenggaraan PKBM Bina Terampil Mandiri
Akta Notaris
:
No. 470 Tanggal 28-10-2015 Darwin Nurgara, SH.,Mkn
SK MENKUMHAM :
:
AHU-0013638.AH.01.07 Tahun 2015 Tgl 04 November 2015
NPWP
:
02.564.379.2-421.000
Nama Bank / Unit
:
Bank Rakyat Indonesia (BRI) / Unit Cisarua
Nomor Rekening Bank
:
328701009246535
Nama Bank / Unit
:
Bank Jabar banten unit Cimahi
Nomor Rekening Bank
:
0001984667100
Atas Nama
:
PKBM Bina Terampil Mandiri
Pemegang Buku Bank
:
Asep Saepul Achyar, SH. ( Ketua PKBM Bina Terampil Mandiri)
Eti Haryati,Bc.Hk ( Bendahara PKBM Bina Terampil Mandiri)
E-mail







C.    Sarana Prasarana yang dimiliki           
No
Sarana prasarana
Jumlah
Status kepemilikan ( sendiri, sewa dan sebagainya )
1
Kantor PKBM
2 lokal
Milik Sendiri
2
Ruang belajar paket B  
3 lokal
Milik Sendiri
3
Ruang belajar paket C  
3 lokal
Milik Sendiri
4
Ruang praktek, keterampilan
2 lokal
Milik Sendiri
5
Ruang belajar PAUD
2 lokal
Milik Sendiri
6
Ruang belajar praktek pertanian
2 lokal
Milik Sendiri /
7
Gudang
2 lokal
Milik Sendiri
8
Kamar mandi / WC
2 lokal
Milik Sendiri
9
 Halaman
2 lokal
Milik Sendiri
10
Panggung Kreasi Budaya
2 lokal
Milik Sendiri
11
Kelompok Usaha Produktif
1
Kerjasama dengan kelompok tani dan dunia usaha
12
Alat permainan edukatif PAUD
2 unit
Milik Sendiri
13
Alat Kesenian Tradisional
4 Unit
Milik Sendiri
14
 Sound sistem
2 set
Milik Sendiri
15
Projektor
1 unit
Milik Sendiri
16
Meja kursi belajar
100 set
Milik Sendiri
17
Meja kursi tutor
6 set
Milik Sendiri
18
Sarana olahraga
-         Tenis meja
-         Bola voly
-         Bulutangkis

2 unit
1 unit
1 unit

Milik Sendiri
Masyarakat/RW
Masyarakat/RW
19
Tape rekorder /CD/DVD
1 unit
Milik Sendiri
20
Etalase untuk show room cidera mata
1 lokal
Milik Sendiri
21
Lemari dan rak buku
10 unit
Milik sendiri
22
Alat pertanian
10 unit
Milik Sendiri
23
Buku Modul/pembelajaran  PAUD , Paket B, C dan keterampilan
1000 Buku
Milik Sendiri/bantuan
24
Alat peraga PAUD , Paket B, C dan keterampilan
10 set
Milik Sendiri/
25
Komputer
10 unit
Milik Sendiri
26
Laptop
1 unit
Milik Sendiri
27
Kamera Digital
1 unit
Milik Sendiri
28
Buku-buku TBM
1000 buku
Milik sendiri/Bantuan
29
Perlengkapan olahraga
-       Bola voly
-       Bet tenis meja
-       Bola sepak
-       Raket

2 buah
2 buah
2 buah
4 buah

Milik Sendiri
Milik Sendiri
Milik Sendiri
Milik Sendiri
30
Kursi tamu
2 set
Milik Sendiri
31
Papan nama lembaga
2 buah
Milik Sendiri
32
Papan tulis
6 buah
Milik Sendiri
D.     Prestasi PKBM Bina Terampil Mandiri

Tahun
Uraian
Penyelenggara
Keterangan
2011
Juara II Jambore PTK-PAUDNI 2011
Dinas Pendidikan provinsi Jawa Barat
Tingkat Provinsi
2014
Juara I Lomba Floristry Apresiasi Kompetensi
Dinas Pendidikan Kab Bandung Barat
Tingkat Kabupaten
Juara III Lomba Floristry Apresiasi Kompetensi
Dinas Pendidikan provinsi Jawa Barat
Tingkat Provinsi
2015
Juara I PTK PAUDNI berprestasi
Dinas Pendidikan Kab Bandung Barat
Tingkat Kabupaten

E.     Realisasi Penyelenggaraan Program PAUD Dan DIKMAS


No

Uraian Program
Realisasi Program
2010
2012
2013
2014
2015
1
PAUD
30
60
60
60
60
2
Keaksaraan
-         Dasar

50

50

50

40

40
3
Kesetaraan
-     Paket A
-     Paket B
-     Paket C

-
75
90

-
75
90

-
75
90

-
75
90

-
75
90
4
Kursus
-           Merajut
-           Hantaran
-           Tataboga
-           Pertanian
-           Peternakan
-           Kerajinan
-           Merangkai
bunga

20
20
20
20
-
-
20

40
40
40
30
-
-
20

60
60
60
40
-
-
20

80
80
80
50
20
30
20

100
100
100
60
20
30
20

5
Kelompok usaha Produktif
1 klp
2 klp
4 klp
4 klp
4 klp
6
Pemb Perempuan
-
40
40
40
40
7
Seni Budaya
4 klp
4 klp
4 klp
4 klp
4 klp
8
TBM
1
1
1
1
1


II.       PELAKSANAAN PROGRAM PAUD DAN DIKMAS PKBM BINA TERAMPIL MANDIRI

A.     Latar Belakang
Dalam upaya perluasan dan pengembangan layanan pendidikan Nonformal yang dilaksanakan oleh PKBM Bina Terampil Mandiri perlu adanya pembentukan unit-unit penyelenggaraan yang ada di setiap dusun sewilayah desa kertawangi, pelayanan pendidikan yang bermutu dan relevan dengan dinamika kebutuhan masyarakat, PKBM Bina Terampil Mandiri membentuk jaringan perluasan sasaran melalui unit-unit penyelenggaraan yang ada di setiap dusun. Perencanaan program yang diharapkan mampu memberikan jawaban dalam pemecahan dibidang pendidikan khususnya pendididkan nonformal dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia ( SDM ). Program yang dirancang dapat memberikan kesempatan belajar yang lebih luas, terbuka dan bermutu bagi masyarakat yang memilih pendidikan nonformal sebagai pendidikan alternatif dan/atau mereka yang belum mendapatkan layanan kebutuhan pendidikan melalui jalur pendidikan formal. Hal ini sesuai dengan visi Pendidikan “Terwujudnya manusia pembelajar sepanjang hayat” dan visi dari PKBM Bina Terampil Mandiri “ Terwujudnya masyarakat yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, cerdas, terampil, mandiri, berdaya saing dan gemar belajar.
Guna mewujudkan visi diatas, PKBM Bina Terampil Mandiri mempunyai misi mewujudkan Program Pendidikan Nonformal Dan Informal yang berbasis pada masyarakat luas dan berorientasi pada keakapan hidup (life skills), memasyarakatkan belajar dan membelajarkan masyarakat melalui penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ), Pendidikan Kesetaraan Paket  B dan C, pendidikan Masyarakat Keaksaraan Fungsional, Pendidikan Keterampilan, Kursus dan Pelatihan, Pendidikan  Kecakapan  Hidup dan  Pendidikan Pemberdayaan Perempuan.
Untuk mewujudkan visi tersebut telah dilaksanakan berbagai program oleh PKBM Bina Terampil Mandiri yang lebih fungsional dan kontekstual sehingga dapat langsung dirasakan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari, sementara itu penyelenggaraan Pendidikan Nonformal  bersifat luwes dalam hal tempat, waktu dan proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang dilayani baik tingkat usia, pendidikan, kondisi sosial ekonomi dan lingkungan hidup warga belajar.
Strategi dan program Pendidikan Nonformal yang akan di kembangkan di desa kertawangi adalah :
1.    Optimalisasi program PAUD melalui penyelenggaraan PAUD holistik, integratif dan bermutu yang mampu meningkatkan kecerdasan anak dalam arti luas, memberikan kesempatan mengikuti pendidikan lebih lanjut, dan melaksanakan pelayanan dengan jangkauan sasaran yang makin luas, merata dan berkeadilan.
2.    Mengembangkan Pendidikan Keaksaraan berbasis pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan keberaksaraan penduduk buta aksara dewasa secara meluas, adil dan merata untuk mendorong kesejahteraan dan produktivitas penduduk, serta mendukung Perbaikan Indek Pembangunan Manusia ( IPM ) di Kab. Bandung Barat.
3.    Meningkatkan Pendidikan Kesetaraan Paket B dan C berbasis kecakapan hidup (life skill) yang bermutu dan relevan dengan dunia kerja sehingga lulusannya memiliki kesempatan memasuki dunia kerja.
4.    Peningkatan pelaksanaan program kursus dan pelatihan berbasis potensi lokal desa sesuai kebutuhan masyarakat.
5.    Mendorong lahirnya masyarakat pembelajar sepanjang hayat melalui peningkatan budaya baca.

B.      Dasar Hukum
1.      Undang-undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945.
2.      Undang-undang No. 23 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
3.      Peraturan Pemerintah No. 73 Tahun 1991 Tentang Pendidikan Luar Sekolah.
4.      SK Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Barat No. 421/792.1Disdikpora/2015 – 421/670/ Disdikpora/2015 Tanggal 13 Maret 2015
5.      Surat Keputusan Camat Cisarua Atas kewenangan Bupati Bandung No. 420/167/PM/2006 Tentang Izin Operasional PKBM Bina Terampil Mandiri.
6.      Akta Notaris : No. 470 Tanggal 28-10-2015 Darwin Nurgara, SH.,Mkn



C.     Pengertian
Pedoman pelaksanaan program Pendidikan nonformal di PKBM Bina Terampil Mandiri Menggunakan beberapa istilah diantaranya :
1.    Pengelola adalah orang yang bertanggung jawab terhadap semua program yang dilaksanakan oleh PKBM Bina Terampil Mandiri dari mulai perencanaan, pelaksanaan sampai dengan realisasi akhir semua program sukses dan bertanggung jawab kepada pemberi program.
2.    Penyelenggara adalah orang yang ditunjuk oleh pengelola untuk menjalankan program dan bertanggung jawab terhadap program yang dilaksanakan kepada pengelola PKBM.
3.    Tutor adalah orang yang mempunyai kompetensi /kemampuan untuk memberikan pembelajaran kepada warga belajar dan bertanggung jawab atas keberhasilan suatu program dan bertanggung jawab kepada penyelenggara.
4.    Unit adalah tempat pembelajaran jarak jauh yang dipimpin oleh koordinator daerah dan bertanggung jawab terhadap program yang diberikan dan bertanggung jawab kepada pengelola.

D.     Tujuan
Memberikan acuan tentang pokok-pokok penyelenggaraan program pendidikan nonformal di PKBM Bina Terampil Mandiri agar semua pengurus, penyelenggara, tutor dan warga belajar dapat mengetahui dan memahami prosedur penyelenggaraan pendidikan non formal secara umum sehingga program pendidikan non formal dapat dilaksanakan secara tepat guna.

E.      Sasaran
Sasaran adalah pengelola, penyelenggara, koordinator daerah, nara sumber dan warga belajar, dengan harapan semua dapat  mengetahui dan memahami prosedur penyelenggaraan PNF di PKBM Bina Terampil Mandiri secara umum.





III.           STRATEGI PROGRAM PENDIDIKAN NONFORMAL DI PKBM BINA TERAMPIL MANDIRI

A.        Perencanaan dan pengembangan program
Rencana program pendidikan nonformal yang dikembangkan meliputi :
1.      Optimalisasi program PAUD melalui penyelenggaraan PAUD holistic, integratif dan bermutu yang mampu meningkatkan kecerdasan anak dalam arti luas, memberikan kesempatan mengikuti pendidikan lebih lanjut, dan melaksanakan pelayanan dengan jangkauan sasaran yang makin luas, merata dan berkeadilan.
2.      Mengembangkan program pendidikan keaksaraan berbasis pemberdayaan masyarakat ( literacy Initiative for Empowerment/ LIFE ) yang mampu meningkatkan keberaksaraan penduduk buta aksara dewasa secara meluas, adil dan merata untuk mendorong perbaikan kesejahteraan dan produktivitas penduduk, serta mendukung perbaikan indek Pembangunan Manusia ( IPM )
3.      Meningkatkan pelayanan program pendidikan kesetaraan berbasis pedidikan kecakapan hidup ( Life Skill) yang bermutu dan relevan dengan dunia kerja sehingga lulusan memiliki kesiapan memasuki dunia kerja atau berwirausaha. 
Spectrum yang digunakan adalah : spektrum 1 70% akademis, 30% vokasi, spektrum 2 50% akademis 50% keterampilan, spektrum 3 30% akademis 70% vokasi.
4.       Meningkatkan program kursus dan pelatihan berbasis pedesaan yang berbasis  kecakapan hidup, bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta pelayanan yang makin meluas adil dan merata, khususnya bagi penduduk kurang mampu secara ekonomi, penganggur terdidik.
5.    Menumbuhkembangkan pendidikan kewirausahaan masyarakat yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan kehidupan masyarakat, dunia usaha dan dunia industri, sehingga mampu meningkatkan produktivitas masyarakat menuju terangkatnya kesejahteraan dan kemandirian hidup rakyat.
6.    Mendorong lahirnya masyarakat pembelajar sepanjang hayat melalui peningkatan budaya baca dan penyediaan bahan-bahan bacaan yang berguna baik bagi aksarawan baru maupun anggota masyarakat lainnya agar memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan bagi produktivitas mereka.
7.    Meningkatkan pelayanan program pendidikan pemberdayaan perempuan untuk mengangkat harkat dan martabat perempuan, meningkatkan partisipasi perempuan dalam seluruh sektor pembangunan dan menghapuskan berbagai bentuk diskriminasi serta kekerasan terhadap perempuan.
8.    Menumbuhkembangkan pendidikan yang berkeadilan gender melalui peningkatan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam akses, partisipasi, kontrol, dan memperoleh manfaat yang setara dalam bidang pendidikan serta mendukung upaya pencegahan diskriminasi, pardagangan anak ( trafiking ), dan tindak kekerasan sebagai wujud perlindungan HAM.
9.    Meningkatkan kapasitas dan kepercayaan masyarakat terhadap PKBM Bina Terampil Mandiri dalam melaksanakan program-program Pendidikan Nonformal terutama peningkatan sistem manajemen informasi, peningkatan sarana prasarana yang memadai, peningkatan ketenagaan yang professional dan perbaikan manajemen PKBM Bina Terampil Mandiri termasuk unit-unit penyelenggara jarak jauh.

B.   Strategi
Implementasi pedoman pelaksanaan program PNF di PKBM Bina Terampil Mandiri dalam rangka perluasan penyelenggarann Pendidikan Nonformal jarak jauh agar Visi dan Misi PKBM Bina Terampil Mandiri yang telah ditetapkan tercapai memerlukan strategi yang tepat agar penyelenggaraan program Pendidikan Nonformal di PKBM Bina Terampil Mandiri lebih bermanfaat bagi masyarakat, efektif, efisien dan produktif. Strategi tersebut adalah :
1.      Kemitraan
Kemitraan merupakan upaya sinergi antara PKBM Bina Terampil Mandiri dengan : Kementrian Pendidikan Nasional Dirjen PAUD dan DIKMAS sebagai support pendanaan, Dinas Pendidikan Provinsi sebagai pembinaan dan support pendanaan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Barat sebagai pembinaan dan support pendanaan, UPT  Pendidikan  SD dan PAUDNI  Kecamatan Cisarua sebagai pembinaan program, PP- PAUD dan DIKMAS sebagai pengembangan model percontohan, support pendanaan dan evaluasi. Kelompok tani dan koperasi  sebagai narasumber bidang pertanian khususnya tanaman sayur dan bunga juga sebagai penerima hasil produksi  kelompok usaha  produktif  PKBM Bina Terampil Mandiri, dan pengusaha sayur mayur yang ada disekitar lingkunga PKBM sebagai mitra dalam penerimaan hasil usaha bidang pertanian dan peternakan.Pendampingan program yang dilakasanakan bekerja sama dengan lembaga lain yang sifatnya tidak mengikat.
2.       Pengembangan model
Mengembangkan model-model program yang telah dilaksanakan oleh PKBM Bina Terampil Mandiri yang telah dilaksanakan sebelumnya yang dianggap baik dan berhasil merupakan acuan dan bahan kajian untuk dikembangkan di unit-unit penyelenggaraan jarak jauh dalam rangka meningkatkan produktivitas dan efisiensi pelaksanaan program.
3.      Program unggulan
Mempertahankan dan mengembangkan program unggulan yang ada di PKBM Bina Terampil Mandiri seperti : Program PAUD berbasis keagamaan, kesetaraan paket  B dan C berbasis keterampilan dan kewirausahaan, keaksaraan berbasis budaya lokal, untuk dikembangkan di unit-unit penyelenggaraan jarak jauh.

C.     Pogram-program Pendidikan Nonformal di PKBM Bina Terampil Mandiri              
Program PKBM Bina Terampil Mandiri
1.        Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
a.       Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak secara holistic, baik jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
b.      Sasaran utama program PAUD adalah anak usia dini ( 0-6 tahun ) yang belum terlayani PAUD formal dengan prioritas anak usia 3 – 5 tahun.
c.       Hasil yang diharapkan dari program PAUD adalah meningkatnya akses PAUD di unit-unit penyelenggaraan jarak jauh, meningkatnya mutu pelayanan pendidikan bagi anak usia dini, sehingga kelak siap memasuki jenjang pendidikan dan tahap kehidupan lebih lanjut, meningkatnya kesadaran keluarga, orang tua dan masyarakat akan pentingnya pendidikan anak usia dini, meningkatnya partisipasi dan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini dan tumbuhnya program PAUD di unit-unit penyelenggaraan jarak jauh yang diselenggarakan oleh PKBM Bina Terampil Mandiri.

2.         Pendidikan Keaksaraan
a.       Program ini bertujuan untuk memberdayakan dan melayani penduduk dewasa yang kurang mampu melalui program keaksaraan dasar, keaksaraan usaha mandiri (KUM), dan keaksaraan komunitas khusus sebagai upaya penganggulangan kemiskinan dalam rangka meningkatkan keberaksaraan yang membangun peradaban untuk memenuhi komitmen Kabupaten Bandung Barat khususnya.
b.      Sasaran program ini adalah penduduk buta aksara dan melek aksara usia 15 tahun keatas.
c.       Hasil yang diharapkan dari program pendidikan keaksaraan adalah menurunkan jumlah penduduk buta aksara di kecamatan Cisarua khususnya Kabupaten Bandung Barat.
3.         Pendidikan Kesetaraan
a.       Tujuan utama program pendidikan kesetaraan adalah untuk mendukung penuntasan program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun melalui paket B setara SMP/MTs, program paket C setara SMA/MA. Selain untuk meningkatkan perluasan akses pendidikan menengah, juga dimaksudkan untuk memberikan bekal kompetensi tertentu yang dapat dijadikan bekal untuk berwirausaha ataupun bekerja.
b.      Sasaran program ini adalah warga masyarakat :  SMA/MA dengan usia relativ lebih tinggi dari usia sekolah memerlukan layanan khusus karena kemampuan ekonomi, daerah terpencil/terisolasi, dan karena berbagai hal tidak masuk ke sekolah formal. Dan  memilih layanan pendidikan kesetaraan sesuai minat dan potensi tertentu yang dimiliki, dan ingin menguasai kompetensi tertentu yang dapat dijadikan bekal untuk berwirausaha atau bekerja.
4.         Pendidikan Kursus dan Pelatihan
a.       Program pendidikan kursus dan pelatihan bertujuan untuk meningkatkan mutu, relevansi dan daya saing peserta didik agar mereka memiliki pengetahuan, keterampilan, kecakapan dan sikap kerja yang professional yang dapat digunakan untuk bekerja dan/atau berwirausaha.
b.      Sasaran program pendidikan kursus dan pelatihan kecakapan hidup adalah warga masyarakat terutama usia produktif, tidak bekerja (pengangguran), masyarakat kurang mampu, serta penduduk yang kurang beruntung lainnya di daerah perbatasan hutan. Selain itu, sasaran program juga mencakup warga masyarakat yang membutuhkan peningkatan atau penambahan keterampilan untuk kepentingan bekerja atau mengembangkan karir.
c.       Hasil yang ingin dicapai pendidikan kecakapan hidup adalah terserapnya peserta didik yang cakap dan terampil oleh dunia usaha dan industri (DUDI) dan/atau mengembangkan wirausaha usia produktif.
5.         Pengembangan Budaya Baca  
a.       Program ini bertujuan untuk mendorong berkembangnya minat dan budaya baca masyarakat melalui perluasan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan penyediaan bahan bacaan yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
b.      Sasaran program ini adalah masyarakat yang membutuhkan tambahan pengetahuan, keterampilan, dan kecakapan sesuai dengan profesi dan kehidupan sehari-hari, khususnya para aksarawan baru.
c.       Hasil yang diharapkan melalui pelaksanaan program ini adalah tersedianya bahan bacaan dan sumber informasi lainnya yang dapat dicapai oleh masyarakat sasaran secara mudah dan murah di unit penyelenggaraan jarak jauh PKBM Bina Terampil Mandiri.
6.         Pendidikan Pemberdayaan Perempuan
a.       Pendidikan Pemberdayaan Perempuan bertujuan untuk mengangkat harkat dan martabat perempuan usia 15 tahun keatas, melalui upaya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang bermanfaat dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik agar perempuan dapat berperan aktif dalam proses pembangunan dan bangsa.
b.      Sasaran program pendidikan perempuan adalah perempuan miskin usia 15 tahun keatas termasuk lanjut usia, perempuan rawan trafiking dan perempuan yang sedang atau selesai mengikuti program keaksaraan.
c.       Sasaran program pendidikan pemberdayaan perempuan adalah meningkatnya kecakapan hidup ( lifeskills) perempuan sehingga dapat berpartisipasi dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

D.     Penutup
Pedoman pelaksanaan program pendidikan nonformal di PKBM Bina Terampil Mandiri dalam rangka pengembangan layanan pendidikan nonformal   melalui unit penyelenggaraan jarak jauh ini, dengan harapan apabila program yang direncanakan dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana. Karena manfaat yang diperoleh melalui program pendidikan nonformal   tidak hanya berorientasi jangka pendek, namun berupa investasi jangka panjang. Hal ini terutama terkait dengan upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia  Sebab sebaik apapun program yang digulirkan, tapi apabila tidak didukung oleh SDM yang handal, maka hasil yang didapatkan tidak akan mencapai titik optimal.
Program yang dirancang tidak semata disusun untuk program pendidikan semata, tetapi berimplikasi pula pada pengembangan tingkat kesejahteraan masyarakat. Diharapkan dengan adanya keseimbangan diantara dua inti pembangunan ini , akan meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Apalagi Human Development Index diukur dari tiga sisi, yaitu Kesehatan ( Angka Harapan Hidup ), ekonomi ( daya beli ) dan Pendidikan ( tingkat melek huruf/literasi). Semoga dengan adanya program yang akan dilaksanakan ini dapat memberikan kontribusi positif baik untuk mengelola lembaga pendidikan, warga belajar, masyarakat maupun pemerintah. Sehingga terbentuk sebuah pola pendidikan yang berkelanjutan dan menyeluruh untuk menuju masyarakat madani indonesia khususnya di Kabupaten Bandung Barat.















0 komentar:

Posting Komentar

 

PAUD Desa Kertawangi Template by Ipietoon Cute Blog Design